1. Pengertian :
a. Slogan
b. Poster
2. Ciri-ciri :
a. Slogan
b. Poster
3. Contoh :
a. Slogan
b. Poster
4. Beda kalimat slogan dan kalimat poster
5. Membuat slogan dan poster tentang lingkungan
Jumat, 18 Februari 2011
B.Indonesia KD 12.3 Untuk Anak SMPN 10 Jakarta Kelas 8
Label:
B.Indonesia
Cara Enable / Disable Task Manager pada Windows XP Home / Pro
Cara Enable / Disable Task Manager pada Windows XP Home / Pro
Jika Anda merupakan pengguna Windows XP Home edition maupun Profesional Edition, maka ada kemungkinan mengalami masalah saat menjalankan Task Manager dan tiba-tiba muncul pesan “Task Manager Disabled by Your adminitrator” maka kemungkinan komputer Anda terinfeksi virus / worm. Walaupun ini merupakan hal yang sudah kuno namun perlu juga diingat karena kita tidak tahu sewaktu-waktu ini akan terjadi pada komputer kita, may be
. Reboot komputer Anda untuk perubahan yang dikehendaki.
Ada dua cara mudah untuk memperbaikinya, pertama melalui Group Policy dan yang kedua adalah dengan mengutak-atik Registry.
1. Menggunakan Group Policy editor (gpedit).
* Click Start * Click Run * Ketikkan gpedit.msc dan click OK * In the Group Policy settings window o Select User Configuration o Select Administrative Templates o Select System o Select Ctrl+Alt+Delete options o Select Remove Task Manager o Double-click the Remove Task Manager option
Seperti And as I mentioned above, since the policy is Remove Task Manager, by disabling the policy, you are enabling the Task Manager.Dan seperti yang saya sebutkan di atas, karena ketika Policy Menghapus Task Manager, dinonaktifkan oleh Policy, maka anda mengaktifkan (enable) Task Manager Anda.
2. Menggunakan Registry Editor
* Click Start * Click Run * Ketikkan regedit dan click OK
ROOT HIVE: HKEY_CURRENT_USERKey: Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\SystemName: DisableTaskMgrType: REG_DWORDValue: 1=Enable , 1 artinya Aktifkan Disable, (TaskManager Anda menjadi DISABLE)Value: 0=Disable , 0 artinya tidak menonaktifkan /Don’t Disable, (TaskManager Anda menjadi ENABLE)
Jika Anda merupakan pengguna Windows XP Home edition maupun Profesional Edition, maka ada kemungkinan mengalami masalah saat menjalankan Task Manager dan tiba-tiba muncul pesan “Task Manager Disabled by Your adminitrator” maka kemungkinan komputer Anda terinfeksi virus / worm. Walaupun ini merupakan hal yang sudah kuno namun perlu juga diingat karena kita tidak tahu sewaktu-waktu ini akan terjadi pada komputer kita, may be
Ada dua cara mudah untuk memperbaikinya, pertama melalui Group Policy dan yang kedua adalah dengan mengutak-atik Registry.
1. Menggunakan Group Policy editor (gpedit).
* Click Start * Click Run * Ketikkan gpedit.msc dan click OK * In the Group Policy settings window o Select User Configuration o Select Administrative Templates o Select System o Select Ctrl+Alt+Delete options o Select Remove Task Manager o Double-click the Remove Task Manager option
Seperti And as I mentioned above, since the policy is Remove Task Manager, by disabling the policy, you are enabling the Task Manager.Dan seperti yang saya sebutkan di atas, karena ketika Policy Menghapus Task Manager, dinonaktifkan oleh Policy, maka anda mengaktifkan (enable) Task Manager Anda.
2. Menggunakan Registry Editor
* Click Start * Click Run * Ketikkan regedit dan click OK
ROOT HIVE: HKEY_CURRENT_USERKey: Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\SystemName: DisableTaskMgrType: REG_DWORDValue: 1=Enable , 1 artinya Aktifkan Disable, (TaskManager Anda menjadi DISABLE)Value: 0=Disable , 0 artinya tidak menonaktifkan /Don’t Disable, (TaskManager Anda menjadi ENABLE)
Kamis, 17 Februari 2011
Untuk Anak SMPN 10 Jakarta Kelas 8
Label:
B.Indonesia
Rabu, 16 Februari 2011
Cara Agar Artikel Atau Postingan Tidak Bisa Di Copy-Paste
1. Anda buka terlebih dahulu blog anda, klik Rancangan>Edit HTML> Expand Template Widget.
2. Setelah anda meng-klik Expand Tempalte Widget, anda copy kode dan paste kode itu di atas kode </body>
3. Setelah kode tadi di paste oleh anda, anda klik Simpan Template dan selesai semuanya.
Semoga informasi ini berguna untuk anda dan selamat mencoba.
silahkan download code html nya di halaman download / Disini
Label:
Tips Trik Blog
Puisi Sahabat
Sahabat
Telah kau daki
Gunung kemerdekaan
Menuju sinar harapan
Kehidupan masa depan
Menuju kebahagian
Sahabat
Relung waktu telah lalu
Rindu hati ingin bertemu
Walau surya telah berlalu
Dirimu masih ku tunggu
Dalam paruh waktuku
Sahabat
Aku memuja seraya berdoa
Kesehatan dan keberkahan
Tetap menyertaimu
Bersama KuasaNya
Kau akan bahagia
Sahabat
Ketika hati ini bergeming
Gema Adzan berkumandang
Dikaulah yang membimbing
Ke Surau kecil desa
Bersujud kepadaNya
Hingga raga ini tenang
Sahabat
Sukma melemah
Jiwa berserah
Tak tahu arah
Terhentilah darah
Sahabat
Telah berujung riang
Gaung cinta persaudaraan
Telah kau tebarkan
Mengisi celah darah
Terpendam lubuk dalam
Sahabat
Lukisan kata tepat
Hembusan angin bertempat
Riasan duniawi bersifat
Dalam kota terpadat
Semoga masih sempat
Citra ini terdapat
Sumber: revolusisenja.indosastra.com
Telah kau daki
Gunung kemerdekaan
Menuju sinar harapan
Kehidupan masa depan
Menuju kebahagian
Sahabat
Relung waktu telah lalu
Rindu hati ingin bertemu
Walau surya telah berlalu
Dirimu masih ku tunggu
Dalam paruh waktuku
Sahabat
Aku memuja seraya berdoa
Kesehatan dan keberkahan
Tetap menyertaimu
Bersama KuasaNya
Kau akan bahagia
Sahabat
Ketika hati ini bergeming
Gema Adzan berkumandang
Dikaulah yang membimbing
Ke Surau kecil desa
Bersujud kepadaNya
Hingga raga ini tenang
Sahabat
Sukma melemah
Jiwa berserah
Tak tahu arah
Terhentilah darah
Sahabat
Telah berujung riang
Gaung cinta persaudaraan
Telah kau tebarkan
Mengisi celah darah
Terpendam lubuk dalam
Sahabat
Lukisan kata tepat
Hembusan angin bertempat
Riasan duniawi bersifat
Dalam kota terpadat
Semoga masih sempat
Citra ini terdapat
Sumber: revolusisenja.indosastra.com
Label:
B.Indonesia,
Puisi
Bunda
Sembilan bulan lamanya
Rahim dalam berada
Janin muda perut bunda
Pengorbanan tiada sia
Akhirnya aku lahir lahir juga
Dunia baru berseru
Pada diriku
Waktu dulu
Pada pangkuanmu
Jasa sejagat
Bercucuran keringat
Masih tetap semangat
Seiring kasih hangat
Dalam dekapan hanyat
Bunda
Waktu terus berporos
Pada kenyatan dunia
Dari balik tubuh polos
Doa pada bunda
Ananda bahagia
Bunda
Lanjut usia
Tetap saja kau setia
Terkadang ananda lupa
Masih terus bunda berdoa
Ku harap tak durhaka
Celakalah ananda
Neraka akan menyapa
Bunda
Ananda yang hina
Berharap tetap berguna
Walau jua tak ada
Selalu berusaha
Semoga bunda bahagia
Dunia memang berbeda
Tak mesti bersama
Bunda tetap di jiwa
Raga ananda,
Tetap bunda
Bunda
Untaian bunga
Ukiran bianglala
Lautan samudera
Intan permata
Kecantikan dunia
Tidak seberapa
Bunda tetaplah bunda
Terkenang sepanjang masa
Tak pernah ada akhirnya
Bunda
Wanita terhebat
Wanita terdekat
Ku kenal kau
Lewat nada merdu
Ku ucap kata ibu
Kaulah pelitaku
Tak akan padam
Terkadang meredam
Tetap tak mendendam
Dari kedingingan malam
Ananda memberi salam
Salam dari gubuk terdalam
Demi kerinduan terpendam
Sumber: revolusisenja.indosastra.com
Rahim dalam berada
Janin muda perut bunda
Pengorbanan tiada sia
Akhirnya aku lahir lahir juga
Dunia baru berseru
Pada diriku
Waktu dulu
Pada pangkuanmu
Jasa sejagat
Bercucuran keringat
Masih tetap semangat
Seiring kasih hangat
Dalam dekapan hanyat
Bunda
Waktu terus berporos
Pada kenyatan dunia
Dari balik tubuh polos
Doa pada bunda
Ananda bahagia
Bunda
Lanjut usia
Tetap saja kau setia
Terkadang ananda lupa
Masih terus bunda berdoa
Ku harap tak durhaka
Celakalah ananda
Neraka akan menyapa
Bunda
Ananda yang hina
Berharap tetap berguna
Walau jua tak ada
Selalu berusaha
Semoga bunda bahagia
Dunia memang berbeda
Tak mesti bersama
Bunda tetap di jiwa
Raga ananda,
Tetap bunda
Bunda
Untaian bunga
Ukiran bianglala
Lautan samudera
Intan permata
Kecantikan dunia
Tidak seberapa
Bunda tetaplah bunda
Terkenang sepanjang masa
Tak pernah ada akhirnya
Bunda
Wanita terhebat
Wanita terdekat
Ku kenal kau
Lewat nada merdu
Ku ucap kata ibu
Kaulah pelitaku
Tak akan padam
Terkadang meredam
Tetap tak mendendam
Dari kedingingan malam
Ananda memberi salam
Salam dari gubuk terdalam
Demi kerinduan terpendam
Sumber: revolusisenja.indosastra.com
Label:
B.Indonesia,
Puisi
Pengertian Diskusi
a. Diskusi adalah salah satuu bentuk kegiatan yang dilaksanakan dalam bimbingan. kegiatan diskusi merupakan kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan lebih dari satu individu. Kegiatan diskusi ini dapat menjadi alternatif dalam individu untuk memecahkan masalah.
b. Moh Surya (1975:107) mendefinisikan diskusi sebagai proses bimbingan dimana murid-murid akan mendapat suatu kesempatan untuk menyumbangkan pikiran masing-masing dan memecahkan masalah bersama.
c. Moh. Uzer Usman (2005:94) menyatakan bahwa diskusi adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi, pengambilan kesimpulan atau pemecahan masalah.
d. Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih.
e. Pengertian umum diskusi adalah membicarakan suatu masalah oleh para peserta diskusi dengan tujuan untuk menemukan pemecahan masalah yang paling baik berdasarkan berbagai masukan.
b. Moh Surya (1975:107) mendefinisikan diskusi sebagai proses bimbingan dimana murid-murid akan mendapat suatu kesempatan untuk menyumbangkan pikiran masing-masing dan memecahkan masalah bersama.
c. Moh. Uzer Usman (2005:94) menyatakan bahwa diskusi adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi, pengambilan kesimpulan atau pemecahan masalah.
d. Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih.
e. Pengertian umum diskusi adalah membicarakan suatu masalah oleh para peserta diskusi dengan tujuan untuk menemukan pemecahan masalah yang paling baik berdasarkan berbagai masukan.
Label:
B.Indonesia,
Diskusi
Macam-macam Diskusi
(1) Diskusi Kelompok,
(2) Diskusi Panel,
(3) Seminar
(4) Simposium
(2) Menepati waktu yang diberikan,
(3) Menjawab setiap pertanyaan dengan singkat dan tepat.
Persiapan-persiapan yang perlu untuk menyelenggarakan simposium, yaitu:
(1) Memilih dan merumuskan masalah,
(2) Menetapkan tujuan,
(3) Menempatkan pembicara berdasarkan sumbangannya dalam mencapai tujuan,
(4) Menetapkan pemimpin,
(5) Menjelaskan kepada pemimpin dan pembicara tentang tujuan simposium, waktu yang tersedia, dan tata cara yang berlaku.
(5) Konferensi
Yaitu diskusi yang terdiri atas beberapa kelompok orang, dan masing-masing kelompok mempunyai seorang ketua dan notulis. Tidak ada pendengar.
(2) Diskusi Panel,
Ialah diskusi yang terdiri atas seorang pemimpin, sejumlah peserta, dan beberapa pendengar. Dalam jenis diskusi ini tempat duduk diatur sedemikian rupa sehingga pendengar dapat mengikuti jalannya diskusi dengan seksama. Setelah berlangsung tanya jawab antara pemimpin dan peserta, peserta dan pendengar, pemimpin merangkum hasil tanya-jawab atau pembicaraan, kemudian mengajak pendengar ikut mendiskusikan masalah tersebut sekitar separuh dari waktu yang tersedia
(3) Seminar
Adalah pertemuan berkala yang biasanya diselenggarakan oleh sekelompok mahasiswa dalam rangka melaporkan hasil penelitiannya, dan umumnya di bawah bimbingan seorang dosen atau ahli. Tujuan diskusi jenis ini tidak untuk memutuskan sesuatu. Seminar dapat bersifat tertutup atau terbuka. Yang terakhir dapat dihadiri oleh umum, tetapi mereka tidak ikut berdiskusi, melainkan hanya bertindak sebagai peninjau. Untuk menyelenggarakan seminar harus dibentuk sebuah panitia. Pembicara yang ditentukan sebelumnya, umumnya menguraikan gagasan atau topiknya dalam bentuk kertas kerja.
(4) Simposium
Ialah pertemuan ilmiah untuk mengetengahkan atau membandingkan berbagai pendapat atau sikap mengenai suatu masalah yang diajukan oleh sebuah panitia. Uraian pendapat dalam simposium ini diajukan lewat kertas kerja yang dinamakan prasaran. Dan beberapa prasaran yang disampaikan dalam simposioum harus berhubungan. Orang yang mengajukan prasaran, yang dinamakan pemrasaran, berkewajiban
(1) Membuat makalah atau prasaran,(2) Menepati waktu yang diberikan,
(3) Menjawab setiap pertanyaan dengan singkat dan tepat.
Persiapan-persiapan yang perlu untuk menyelenggarakan simposium, yaitu:
(1) Memilih dan merumuskan masalah,
(2) Menetapkan tujuan,
(3) Menempatkan pembicara berdasarkan sumbangannya dalam mencapai tujuan,
(4) Menetapkan pemimpin,
(5) Menjelaskan kepada pemimpin dan pembicara tentang tujuan simposium, waktu yang tersedia, dan tata cara yang berlaku.
(5) Konferensi
Adalah pertemuan yang diselenggarakan oleh suatu organisasi atau badan resmi sehubungan dengan masalah tertentu. Jika konferensi hanya bertujuan menyampaikan hasil keputusan suatu organisasi atau badan pemerintah mengenai suatu masalah maka hal tersebut dinamakan dengar pendapat atau jumpa pers.
Label:
B.Indonesia,
Diskusi
Etika Berdiskusi
1. Niat
2. Situasi yang Kondusif
3. Ilmu
4. Manusia itu Beragam
5. Jangan Mendominasi Pembicaraan
6. Mendengarkan dengan Baik
7. Perhatikan Diri Sendiri
8. Kejelasan
9. Penggunaan Ilustrasi
10. Memperhatikan Titik-Titik Persamaan
11. Saya Tidak Tahu
12. Tidak Fanatik dan Mengakui Kesalahan
13. Jujur dan Kembali ke Sumber Rujukan
14. Menghormati Pihak Lain
15. Pemikiran dan Pemiliknya
16. Yang Lebih Baik
17. Menyerang dan Mematahkan
18. Perbedaan Pendapat dan Kasih Sayang
19. Jangan Marah
20. Ketika Logika Tak Lagi Berarti
21. Jangan Menggunakan Kata Ganti Orang Pertama
22. Jangan Keraskan Suaramu
2. Situasi yang Kondusif
3. Ilmu
4. Manusia itu Beragam
5. Jangan Mendominasi Pembicaraan
6. Mendengarkan dengan Baik
7. Perhatikan Diri Sendiri
8. Kejelasan
9. Penggunaan Ilustrasi
10. Memperhatikan Titik-Titik Persamaan
11. Saya Tidak Tahu
12. Tidak Fanatik dan Mengakui Kesalahan
13. Jujur dan Kembali ke Sumber Rujukan
14. Menghormati Pihak Lain
15. Pemikiran dan Pemiliknya
16. Yang Lebih Baik
17. Menyerang dan Mematahkan
18. Perbedaan Pendapat dan Kasih Sayang
19. Jangan Marah
20. Ketika Logika Tak Lagi Berarti
21. Jangan Menggunakan Kata Ganti Orang Pertama
22. Jangan Keraskan Suaramu
Label:
B.Indonesia,
Diskusi
Cara Menyampaikan Tanggapan Dalam Diskusi
Cara Menyampaikan Tanggapan dan Pertanyaan
Diskusi merupakan suatu bentuk bertukarpikiran yang teratur dan
terarah baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar. Beberapa
pendapat akan muncul dalam diskusi. Pendapat merupakan gagasan,
pikiran, atau ide tentang suatu hal (orang atau peristiwa). Jika Anda
mengajukan pendapat dalam diskusi, Anda harus menyertakan
argumentasi. Argumentasi adalah pemberian alasan, contoh, dan bukti
sehingga peserta diskusi membenarkan pendapat, gagasan, dan sikap.
Anda dapat mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap
pendapat orang lain. Akan tetapi, persetujuan dan penolakan tersebut
harus bersifat objektif dan disertai alasan yang logis.
Contoh kalimat persetujuan pendapat:
Saya sependapat dengan pendapat Saudara bahwa motivasi itu berasal
dari diri sendiri dan didukung oleh dorongan orang-orang sekitar. Hal
terpenting untuk memotivasi diri adalah tetap teguh pendirian dan sabar.
Contoh kalimat penolakan pendapat:
Saya kurang sependapat dengan apa yang Anda sampaikan karena
wirausaha memerlukan modal, bukan hanya kemauan. Kemauan tanpa
ada kemampuan sama saja nol.
Agar Anda mampu mengemukakan pendapat dengan alasan yang
logis, lakukan langkah-langkah berikut.
1. Berpikir kritis dan logis.
2. Menjauhkan emosi dan subjektivitas.
3. Mampu memilih fakta yang sesuai dengan tujuan sehingga dapat
ditarik kesimpulan yang sulit dibantah.
Selain tanggapan, dalam diskusi juga ada berbagai pertanyaan yang
diajukan. Pertanyaan tersebut harus sesuai dengan materi yang dibahas.
Pertanyaan tidak boleh memojokkan orang lain.
Contoh:
Kita mengetahui bangsa Indonesia memiliki keragaman suku dan
budaya. Bagaimana pemerintah memajukan Indonesia dengan beragam
perbedaan kultur dan budaya tersebut?
Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika mengemukakan
tanggapan.
1. Cara mengemukakan pertanyaan dan tanggapan.
a. Pertanyaan dan tanggapan yang dikemukakan berhubungan
dengan masalah yang sedang dibicarakan.
b. Pertanyaan dan tanggapan dapat mempercepat pemahaman
masalah, penemuan sebab, dan pemecahan masalah.
c. Pertanyaan dan tanggapan tidak mengulangi pendapat yang
pernah disampaikan peserta lain.
d. Pertanyaan dan tanggapan disampaikan dengan kata dan
kalimat yang tepat.
e. Pertanyaan dan tanggapan disampaikan dengan sikap terbuka
dan sopan.
f. Pertanyaan dan tanggapan dapat didukung atau diperjelas
dengan gerak, mimik, nada suara, tekanan, dan intonasi.
2. Menolak atau menyanggah pendapat orang lain harus mengingat hal
berikut.
a. Emosi marah dan prasangka negatif harus dihindari.
b. Sanggahan harus objektif, logis, dan jujur.
c. Menunjukkan data, fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan
yang dapat meyakinkan peserta lain.
d. Sanggahan atau penolakan disampaikan secara urut, terperinci,
teliti, dan tidak berbelit-belit. Dengan demikian, sanggahan
mudah dimengerti.
e. Jangan menjelekkan orang lain.
Label:
B.Indonesia,
Diskusi
Langganan:
Postingan (Atom)


